Cloud & DevOps

Infrastruktur yang tidak down saat trafik naik, dan bisa dipulihkan cepat saat ada masalah.

Masalah yang sering muncul

  • Aplikasi sering down saat jumlah pengguna meningkat tiba-tiba.
  • Tidak ada proses cadangan (backup) yang jelas — pemulihan data mengandalkan keberuntungan.
  • Setiap rilis pembaruan aplikasi dilakukan manual dan berisiko human error.

Pendekatan kami

Infrastruktur sesuai beban nyata

Kapasitas server disesuaikan dengan pola trafik Anda yang sebenarnya, bukan asumsi umum.

Backup terjadwal dan teruji

Proses pencadangan berjalan otomatis dan proses pemulihannya diuji secara berkala, bukan hanya diasumsikan berfungsi.

Deployment otomatis dan bisa dilacak

Setiap pembaruan aplikasi melalui proses otomatis yang tercatat, sehingga bisa ditelusuri dan dibatalkan bila terjadi masalah.

Termasuk

  • Perancangan arsitektur infrastruktur cloud
  • Konfigurasi server, container, dan jaringan
  • Penyiapan proses backup dan pemulihan bencana
  • Pipeline deployment otomatis (CI/CD)
  • Pemantauan performa dan pemberitahuan gangguan

Tidak termasuk

  • Biaya langganan penyedia cloud (AWS, GCP, dsb.) ditanggung terpisah
  • Migrasi aplikasi legacy yang arsitekturnya tidak mendukung cloud
  • Dukungan darurat di luar jam SLA yang disepakati

Teknologi

Docker
Lingkungan aplikasi konsisten dari pengembangan hingga produksi.
AWS / GCP
Skalabilitas sesuai kebutuhan tanpa investasi perangkat keras di muka.
GitHub Actions
Proses deployment otomatis yang terintegrasi langsung dengan repositori kode.

Estimasi waktu

2–6 minggu untuk penyiapan awal, berlanjut sebagai layanan berkelanjutan

Model biaya

Proyek penyiapan awal, dilanjutkan retainer bulanan untuk pemantauan

Pertanyaan yang sering diajukan

Industri yang relevan

Diskusikan kebutuhan Anda

Konsultasi Gratis
enid